Tiga Isu Kunci Di Balik Kudeta atas Mursi - Studi Informasi Alam Islami
Terbaru :
Home » » Tiga Isu Kunci Di Balik Kudeta atas Mursi

Tiga Isu Kunci Di Balik Kudeta atas Mursi

Written By Redaksi Sinai on Sabtu, 06 Juli 2013 | 20.05

SINAIOnline- Bakinam Al-Sharqawi, salah satu orang terdekat Presiden Mursi, mengungkapkan adanya tiga kebijakan penting yang hendak dilaksanakan Mursi, yang agaknya dapat menjelaskan timing kudeta militer terhadap Mursi minggu ini.

Keputusan-keputusan penting itu rencananya akan “membersihkan” berbagai lembaga negara yang sampai sekarang masih dipenuhi sisa-sisa rezim Mubarak, demikian dilaporkan The Middle East Monitor hari Sabtu 6 Juli kemarin.

Tiga keputusan penting itu adalah:

Pertama, Presiden Mursi berencana memensiunkan sekitar 6000 orang hakim berusia 60 tahun lebih, dan menghemat anggaran untuk dipakai merekrut pejabat-pejabat yang lebih muda. Direncanakan pula rekrutmen 12 ribu hakim pembantu dari sarjana-sarjana terbaik lulusan tahun 2007 – 2012.

Kedua, Presiden Mursi juga merencanakan memensiunkan sekitar 5 ribu perwira berpangkat kolonel ke atas. Juga direncanakan percepatan promosi bagi 15 ribu letnan yang belum bekerja, untuk mengisi kekosongan posisi akibat pemensiunan para kolonel itu.

Ketiga, ‘Pemutihan’ dokumen atau rekaman data kejahatan yang akan berlaku efektif pada 10 Agustus. Tindakan ini direncanakan untuk memberi kesempatan kepada warga yang pernah dieksploitasi oleh Departemen Dalam Negeri Mesir (untuk melaksanakan tindakan-tindakan melawan hukum, termasuk kekerasan) agar memperbaiki diri dan hidup mereka. Sebelumnya mereka di-bully oleh Depdagri untuk mengikuti perintah (melakukan kejahatan) atau masuk penjara. (
Memo/sa)

Redaktur: Harakie
Bakinam Al-Sharqawi, salah satu orang terdekat Presiden Mursi, mengungkapkan adanya tiga kebijakan penting yang hendak dilaksanakan Mursi, yang agaknya dapat menjelaskan timing kudeta militer terhadap Mursi minggu ini.

Keputusan-keputusan penting itu rencananya akan “membersihkan” berbagai lembaga negara yang sampai sekarang masih dipenuhi sisa-sisa rezim Mubarak, demikian dilaporkan The Middle East Monitor hari Sabtu 6 Juli kemarin.

Tiga keputusan penting itu adalah:

Pertama, Presiden Mursi berencana memensiunkan sekitar 6000 orang hakim berusia 60 tahun lebih, dan menghemat anggaran untuk dipakai merekrut pejabat-pejabat yang lebih muda. Direncanakan pula rekrutmen 12 ribu hakim pembantu dari sarjana-sarjana terbaik lulusan tahun 2007 – 2012.

Kedua, Presiden Mursi juga merencanakan memensiunkan sekitar 5 ribu perwira berpangkat kolonel ke atas. Juga direncanakan percepatan promosi bagi 15 ribu letnan yang belum bekerja, untuk mengisi kekosongan posisi akibat pemensiunan para kolonel itu.

Ketiga, ‘Pemutihan’ dokumen atau rekaman data kejahatan yang akan berlaku efektif pada 10 Agustus. Tindakan ini direncanakan untuk memberi kesempatan kepada warga yang pernah dieksploitasi oleh Departemen Dalam Negeri Mesir (untuk melaksanakan tindakan-tindakan melawan hukum, termasuk kekerasan) agar memperbaiki diri dan hidup mereka. Sebelumnya mereka di-bully oleh Depdagri untuk mengikuti perintah (melakukan kejahatan) atau masuk penjara.Bakinam Al-Sharqawi, salah satu orang terdekat Presiden Mursi, mengungkapkan adanya tiga kebijakan penting yang hendak dilaksanakan Mursi, yang agaknya dapat menjelaskan timing kudeta militer terhadap Mursi minggu ini.

Keputusan-keputusan penting itu rencananya akan “membersihkan” berbagai lembaga negara yang sampai sekarang masih dipenuhi sisa-sisa rezim Mubarak, demikian dilaporkan The Middle East Monitor hari Sabtu 6 Juli kemarin.

Tiga keputusan penting itu adalah:

Pertama, Presiden Mursi berencana memensiunkan sekitar 6000 orang hakim berusia 60 tahun lebih, dan menghemat anggaran untuk dipakai merekrut pejabat-pejabat yang lebih muda. Direncanakan pula rekrutmen 12 ribu hakim pembantu dari sarjana-sarjana terbaik lulusan tahun 2007 – 2012.

Kedua, Presiden Mursi juga merencanakan memensiunkan sekitar 5 ribu perwira berpangkat kolonel ke atas. Juga direncanakan percepatan promosi bagi 15 ribu letnan yang belum bekerja, untuk mengisi kekosongan posisi akibat pemensiunan para kolonel itu.

Ketiga, ‘Pemutihan’ dokumen atau rekaman data kejahatan yang akan berlaku efektif pada 10 Agustus. Tindakan ini direncanakan untuk memberi kesempatan kepada warga yang pernah dieksploitasi oleh Departemen Dalam Negeri Mesir (untuk melaksanakan tindakan-tindakan melawan hukum, termasuk kekerasan) agar memperbaiki diri dan hidup mereka. Sebelumnya mereka di-bully oleh Depdagri untuk mengikuti perintah (melakukan kejahatan) atau masuk penjara.Bakinam Al-Sharqawi, salah satu orang terdekat Presiden Mursi, mengungkapkan adanya tiga kebijakan penting yang hendak dilaksanakan Mursi, yang agaknya dapat menjelaskan timing kudeta militer terhadap Mursi minggu ini.

Keputusan-keputusan penting itu rencananya akan “membersihkan” berbagai lembaga negara yang sampai sekarang masih dipenuhi sisa-sisa rezim Mubarak, demikian dilaporkan The Middle East Monitor hari Sabtu 6 Juli kemarin.

Tiga keputusan penting itu adalah:

Pertama, Presiden Mursi berencana memensiunkan sekitar 6000 orang hakim berusia 60 tahun lebih, dan menghemat anggaran untuk dipakai merekrut pejabat-pejabat yang lebih muda. Direncanakan pula rekrutmen 12 ribu hakim pembantu dari sarjana-sarjana terbaik lulusan tahun 2007 – 2012.

Kedua, Presiden Mursi juga merencanakan memensiunkan sekitar 5 ribu perwira berpangkat kolonel ke atas. Juga direncanakan percepatan promosi bagi 15 ribu letnan yang belum bekerja, untuk mengisi kekosongan posisi akibat pemensiunan para kolonel itu.

Ketiga, ‘Pemutihan’ dokumen atau rekaman data kejahatan yang akan berlaku efektif pada 10 Agustus. Tindakan ini direncanakan untuk memberi kesempatan kepada warga yang pernah dieksploitasi oleh Departemen Dalam Negeri Mesir (untuk melaksanakan tindakan-tindakan melawan hukum, termasuk kekerasan) agar memperbaiki diri dan hidup mereka. Sebelumnya mereka di-bully oleh Depdagri untuk mengikuti perintah (melakukan kejahatan) atau masuk penjara.Bakinam Al-Sharqawi, salah satu orang terdekat Presiden Mursi, mengungkapkan adanya tiga kebijakan penting yang hendak dilaksanakan Mursi, yang agaknya dapat menjelaskan timing kudeta militer terhadap Mursi minggu ini.

Keputusan-keputusan penting itu rencananya akan “membersihkan” berbagai lembaga negara yang sampai sekarang masih dipenuhi sisa-sisa rezim Mubarak, demikian dilaporkan The Middle East Monitor hari Sabtu 6 Juli kemarin.

Tiga keputusan penting itu adalah:

Pertama, Presiden Mursi berencana memensiunkan sekitar 6000 orang hakim berusia 60 tahun lebih, dan menghemat anggaran untuk dipakai merekrut pejabat-pejabat yang lebih muda. Direncanakan pula rekrutmen 12 ribu hakim pembantu dari sarjana-sarjana terbaik lulusan tahun 2007 – 2012.

Kedua, Presiden Mursi juga merencanakan memensiunkan sekitar 5 ribu perwira berpangkat kolonel ke atas. Juga direncanakan percepatan promosi bagi 15 ribu letnan yang belum bekerja, untuk mengisi kekosongan posisi akibat pemensiunan para kolonel itu.

Ketiga, ‘Pemutihan’ dokumen atau rekaman data kejahatan yang akan berlaku efektif pada 10 Agustus. Tindakan ini direncanakan untuk memberi kesempatan kepada warga yang pernah dieksploitasi oleh Departemen Dalam Negeri Mesir (untuk melaksanakan tindakan-tindakan melawan hukum, termasuk kekerasan) agar memperbaiki diri dan hidup mereka. Sebelumnya mereka di-bully oleh Depdagri untuk mengikuti perintah (melakukan kejahatan) atau masuk penjara.Bakinam Al-Sharqawi, salah satu orang terdekat Presiden Mursi, mengungkapkan adanya tiga kebijakan penting yang hendak dilaksanakan Mursi, yang agaknya dapat menjelaskan timing kudeta militer terhadap Mursi minggu ini.

Keputusan-keputusan penting itu rencananya akan “membersihkan” berbagai lembaga negara yang sampai sekarang masih dipenuhi sisa-sisa rezim Mubarak, demikian dilaporkan The Middle East Monitor hari Sabtu 6 Juli kemarin.

Tiga keputusan penting itu adalah:

Pertama, Presiden Mursi berencana memensiunkan sekitar 6000 orang hakim berusia 60 tahun lebih, dan menghemat anggaran untuk dipakai merekrut pejabat-pejabat yang lebih muda. Direncanakan pula rekrutmen 12 ribu hakim pembantu dari sarjana-sarjana terbaik lulusan tahun 2007 – 2012.

Kedua, Presiden Mursi juga merencanakan memensiunkan sekitar 5 ribu perwira berpangkat kolonel ke atas. Juga direncanakan percepatan promosi bagi 15 ribu letnan yang belum bekerja, untuk mengisi kekosongan posisi akibat pemensiunan para kolonel itu.

Ketiga, ‘Pemutihan’ dokumen atau rekaman data kejahatan yang akan berlaku efektif pada 10 Agustus. Tindakan ini direncanakan untuk memberi kesempatan kepada warga yang pernah dieksploitasi oleh Departemen Dalam Negeri Mesir (untuk melaksanakan tindakan-tindakan melawan hukum, termasuk kekerasan) agar memperbaiki diri dan hidup mereka. Sebelumnya mereka di-bully oleh Depdagri untuk mengikuti perintah (melakukan kejahatan) atau masuk penjara.A key aide of Egypt's President Morsi has revealed the three key decisions which appear to have been behind the timing of the military coup this week. They would have "purified" state institutions which were still run by the "deep state" remnants of the disgraced Mubarak regime, claims Bakinam Al-Sharqawi. - See more at: http://www.middleeastmonitor.com/news/africa/6481-key-issues-behind-timing-of-the-coup#sthash.6EEOcv5k.dpuf
A key aide of Egypt's President Morsi has revealed the three key decisions which appear to have been behind the timing of the military coup this week. They would have "purified" state institutions which were still run by the "deep state" remnants of the disgraced Mubarak regime, claims Bakinam Al-Sharqawi. - See more at: http://www.middleeastmonitor.com/news/africa/6481-key-issues-behind-timing-of-the-coup#sthash.6EEOcv5k.dpuf
A key aide of Egypt's President Morsi has revealed the three key decisions which appear to have been behind the timing of the military coup this week. They would have "purified" state institutions which were still run by the "deep state" remnants of the disgraced Mubarak regime, claims Bakinam Al-Sharqawi. - See more at: http://www.middleeastmonitor.com/news/africa/6481-key-issues-behind-timing-of-the-coup#sthash.6EEOcv5k.dpuf
A key aide of Egypt's President Morsi has revealed the three key decisions which appear to have been behind the timing of the military coup this week. They would have "purified" state institutions which were still run by the "deep state" remnants of the disgraced Mubarak regime, claims Bakinam Al-Sharqawi. - See more at: http://www.middleeastmonitor.com/news/africa/6481-key-issues-behind-timing-of-the-coup#sthash.6EEOcv5k.dpuf
A key aide of Egypt's President Morsi has revealed the three key decisions which appear to have been behind the timing of the military coup this week. They would have "purified" state institutions which were still run by the "deep state" remnants of the disgraced Mubarak regime, claims Bakinam Al-Sharqawi. - See more at: http://www.middleeastmonitor.com/news/africa/6481-key-issues-behind-timing-of-the-coup#sthash.6EEOcv5k.dpuf
A key aide of Egypt's President Morsi has revealed the three key decisions which appear to have been behind the timing of the military coup this week. They would have "purified" state institutions which were still run by the "deep state" remnants of the disgraced Mubarak regime, claims Bakinam Al-Sharqawi. - See more at: http://www.middleeastmonitor.com/news/africa/6481-key-issues-behind-timing-of-the-coup#sthash.6EEOcv5k.dpuf
A key aide of Egypt's President Morsi has revealed the three key decisions which appear to have been behind the timing of the military coup this week. They would have "purified" state institutions which were still run by the "deep state" remnants of the disgraced Mubarak regime, claims Bakinam Al-Sharqawi. - See more at: http://www.middleeastmonitor.com/news/africa/6481-key-issues-behind-timing-of-the-coup#sthash.6EEOcv5k.dpuf
A key aide of Egypt's President Morsi has revealed the three key decisions which appear to have been behind the timing of the military coup this week. They would have "purified" state institutions which were still run by the "deep state" remnants of the disgraced Mubarak regime, claims Bakinam Al-Sharqawi. - See more at: http://www.middleeastmonitor.com/news/africa/6481-key-issues-behind-timing-of-the-coup#sthash.6EEOcv5k.dpuf
A key aide of Egypt's President Morsi has revealed the three key decisions which appear to have been behind the timing of the military coup this week. They would have "purified" state institutions which were still run by the "deep state" remnants of the disgraced Mubarak regime, claims Bakinam Al-Sharqawi. - See more at: http://www.middleeastmonitor.com/news/africa/6481-key-issues-behind-timing-of-the-coup#sthash.6EEOcv5k.dpuf
Share this article :

Event

 
Office SINAI Mesir: ...Cairo
Copyright © 2011. Jhony Storage Redesign:Studi Informasi Alam Islami - All Rights Reserved
Redaksi SINAI Online
Email: sinaikita@gmail.com